You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Bangunan Liar di Bantaran Kali Sunter Segera Ditertibkan
photo Bayu Suseno - Beritajakarta.id

Bangunan Liar di Bantaran Kali Sunter Segera Ditertibkan

Sebanyak 10 bangunan liar semi permanen yang berdiri di bantaran Kali Sunter, tepatnya di RT 13 dan RT 10/15, Kelurahan Cipinang Muara, Jatinegara, Jakarta Timur, segera ditertibkan.

akan diberikan imbauan dulu, baru SP 1, dan seterusnya sampai tiga kali baru diadakan penertiban terakhir

Bangunan yang difungsikan sebagai pabrik itu memberi dampak buruk bagi lingkungan sekitar. Selain penumpukan sampah, keberadaan bangunan itu juga mencemari Kali Sunter karena limbah yang diproduksi.

"Di situ ada pabrik tahu, kerupuk, dan tempat pengolahan ikan cuek dan bandeng. Akibat tidak berfungsinya kali karena sudah ada KBT, jadi dimanfaatkan untuk buang sampah," ucap Lurah Cipinang Muara, Theresia Sri Hastuti, Senin (5/10).

Gubernur Meminta Pujasera Untung Jawa Segera Dirapikan --- telat

Pihaknya, kata Theresia, akan menertibkan bangunan liar di sekitar bantaran kali tersebut. Namun, sebelum ditertibkan, pihak kelurahan akan terlebih dahulu memberikan imbauan sekaligus dilakukan pendataan.

"Pendekatan sama pemilik bangunan, sekalian didata nama-nama orangnya, baru bikin SP 1, tapi akan diberikan imbauan dulu, baru SP 1, dan seterusnya sampai tiga kali baru diadakan penertiban terakhir," tandas Theresia.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5360 personNurito
  2. Hari Pertama JRF 2026, Kualitas Udara Jakarta Lebih Nyaman

    access_time24-10-2026 remove_red_eye1865 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye1809 personFakhrizal Fakhri
  4. Lahan Tidur di Cijantung Jadi Taman Interaktif Diapresiasi Warga

    access_time23-10-2026 remove_red_eye1792 personNurito
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1600 personAnita Karyati